Berbicara tetang istri produktif, mungkin terbersit dalam pikiran kita adalah istri yang bisa mengasilkan uang. Ya, itu memang benar tapi tidak sepenuhnya benar. Saya akan membahas 3 hal penting yang mendukung kehidupan seseorang untuk tetap eksis mempertahakan hidupnya. Saya akan melihat 3 hal itu dari kacamata okupasi terapi tepatnya kerangka acuan MOHO. Volition, habituation dan interest. Baik, akan saya jelaskan satu per satu jika dihubungkan dengan apa yang akan kita bahas kali ini. Volition
Volition bisa juga berarti value yang bermakna nilai. Setiap aktivitas yang kita kerjakan tentu kita anggap bernilai bagi kita maka dari itu kita mau melaksanakannya. Jika dalam mengerjakan sesuatu tidak bernilai bagi kita maka kita merasa akan sia-sia saja. Saat saya searching di internet atau saya memposting suatu artikel dengan meluangkan waktu khusus untuk memperbarui artikel dalam blog, itu suatu yang bermakna bagi saya, karena ke depan saya mempunyai tujuan tertentu. Maka saya senang dan mau melakukannya, karena saya menganggap aktivitas ini bernilai bagi saya. Nah, sekarang kita kaitkan dengan pekerjaan sebagai ibu rumah tangga. Memang apa sih tugas ibu rumah tangga? Anda bisa melihat di daftar tugas ibu rumah tangga. Disebut ibu rumah tangga produktif jika ibu RT tersebut mampu mengerjakan tugas dan kewajibannya dengan baik. Dan ia menganggap bahwa apa yang menjadi tugasnya itu bernilai bagi dirinya. Disebut sebagai ibu rumah tangga karena ia senang dan mampu mengerjakan tugas kerumahtanggaannya dan itu berarti menjadi seorang ibu rumah tangga adalah sesuatu yang bernilai dalam hidupnya. Jadi jika kita senang dan bangga disebut sebagai ibu rumah tangga meski kita mempunyai pendidikan tinggi (tidak ada hubungannya) maka kita harus menganggap bahwa apa yang menjadi tugas kita sebagai ibu RT adalah bernilai, bermakna dalam kehidupan kita.
Habituation (Habit / kebiasaan / kegiatan rutin )
Dari kegiatan rutin yang sudah menjadi suatu kebiasaan bagi ibu rumah tangga mampu ia kerjakan dengan baik dan benar. Selain menjadi sebuah kebiasaan juga menjadi sesuatu yang bermakna dengan bisa mengerjakannya. Ini lah fungsi dari manusia yaitu bisa bermanfaat untuk dirinya dan orang lain. Karena manusia itu adalah human being, ibarat mesin yang saling terkait dan bekerja sama antara satu sama lain. Ada perasaan, fisik, mental, emosi dan sebgainya. Karena sudah menjadi suatu kebiasaan rutin, mungkin Ibu RT bisa mendaftar atau menglist tugas-tugasnya untuk dipetakan dan dinilai sendiri, kira-kira sudah berkwalitas apa belum aktivitas yang sudah saya lakukan selama ini. Ini akan meningkatkan performance sebagai seorang ibu rumah tangga.
Jika kita berbicara tentang habit atau kebiasaan maka kita bisa lepas dari peran. Peran kita sebagai seorang ibu rumah tangga dan sebagai istri yang baik. Masing-masing akan mempunyai peran tertentu dan yang membuat dirinya menjadi lebih berarti dalam hidup ini. Di lain kesepatan insyaalah akan saya bahas mengenai peran. Bukan seni peran lho ya... tapi lebih kearah peran masing-masing individu dalam mengarungi hidup di dunia ini.
Interest
Seorang merasa kehidupan ini bermakna atau berkwalitas jika ia bisa mengerjakan apa yang dia suka dengan sebaik-baiknya. Sudah barang tentu, ia akan berbuat sebaik-baiknya dalam mengerjakan dikarenakan ia suka. Nah, jika kita seorang ibu rumah tangga jangan menganggap pekerjaan atau tugas pokok yang kita kerjakan ini sebuah beban bagi kita, kita usahakan untuk menjadi sebuah hobi sehingga lebih memberikan makna dalam hidup kita. Sebagai contoh, jika ibu suka bersih-bersih atau membaca buku, ini akan menjadi suatu kepuasan tersendiri jika ibu bisa mengerjakannya.
Kesimpulan, Ibu yang produktif adalah ibu yang bisa mengerjakan semua apa yang menjadi tugasnya dengan baik, mulai dari mengurus suami, mengurus anak dan mengurus rumah. Sukur-sukur bisa menghasilkan uang. Tapi ini tidak wajib. kasihan kan kalau sudah mengurus rumah, anak dan suami masih disuruh mencari nafkah? bisa overload nanti...Oiya, dilain kesempatan juga akan saya ulas sedikit mengenai bisnis sampingan oleh ibu rumah tangga. (hehe... maaf ya, kebanyakan lain kali. Soalnya banyak seeh yang ada dalam benak saat menuliskan artikel ini, jadi lain kali saja ya!).
Oke, saya kira demikian ulasan dari saya mengenai ibu yang produktif, semoga artikel ini membawa manfaat bagi kita terkhusus bagi saya sendiri pelaku ibu rumah tangga.
Salam sukses dari saya, untuk para Bunda se Indonesia
No comments:
Post a Comment